
Shahih atau Khatha’? Geser! 👈🏻👉🏻
Belajar Sirah nggak harus selalu duduk dan mencatat.
Kali ini, anak-anak belajar sambil bergerak, berpikir, dan menguji pemahaman mereka.
Setiap pernyataan punya pilihan:
Shahih atau Khatha’?
Kalau shahih, geser ke kanan mereka.
Kalau salah, geser ke kiri mereka.
Seru, bukan?
Ini merupakan salah satu metode dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah permainan “Shahih atau Khatha’?” (صحيح أم خطأ؟) termasuk salah satu bentuk Active Learning yang dipadukan dengan Game-Based Learning dalam pembelajaran bahasa Arab.
Active Learning/Pembelajaran aktif adalah proses belajar yang melibatkan peserta didik secara langsung untuk berpikir, berdiskusi, menyelidiki, dan memecahkan masalah, bukan sekadar mendengarkan penjelasan guru secara pasif. Karakteristik Utamanya adalah
- Berpusat pada siswa (student-centered): Siswa menjadi pelaku utama dalam menggali pemahaman, sedangkan guru bertindak sebagai fasilitator.
- Keterlibatan mental dan fisik: Siswa tidak hanya duduk diam, tetapi aktif melakukan analisis, diskusi, eksperimen, hingga refleksi.
- Pengembangan berpikir kritis: Mendorong siswa untuk menerapkan ilmu ke dalam situasi nyata dan melatih kemampuan tingkat tinggi (higher-order thinking).
- Contoh: Diskusi kelompok, Pembelajaran Berbasis Proyek/Project-Based Learning, Pembelajaran Berbasis Masalah/Problem-Based Learning, Dll
Bagi kami keluarga besar Ar-rayyan, sekolah bukan hanya tentang apa yang dipelajari di dalam kelas, tetapi juga tentang bagaimana anak tumbuh, belajar, dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
LPI Ar-Rayyan Surabaya
Beradab • Qurani • Mendunia
🌐 sekolaharrayyan.sch.id
#SekolahArRayyan#BelajarBahasaArab#KuisBahasaArab#BelajarSambilBermain#PendidikanIslam



